Praktik Martin Luther yang tidak Dilakukan oleh Cucu Cecenya Zaman Sekarang
| ilustrasi oleh Francisco Suarez |
Pengantar Redaksi:
Redaksi punya sejumlah akun FB baik pribadi maupun lembaga dan menemukan di jagad media sosial sebuah postingan yang bukan saja sangat menarik, namun mencelikkan bagi kita semua ini. Redaksi telah minta izin kepada si empunya akun untuk re-posting dan atau share. Konten postingan itu dapat menyibak wawasan kita semua.
Berikut narasi selengkapnya yang berpegang pada etika, dengan mencantumkan sumbernya di
Francisco Suarez
PRAKTIK MARTIN LUTHER YANG TIDAK DILAKUKAN OLEH CUCU CECENYA ZAMAN SEKARANG
1️⃣ Luther Tetap Percaya Baptisan Bayi
Luther tegas mempertahankan baptisan bayi sebagai sarana anugerah (bukan sekadar simbol).
Namun:
Banyak Protestan modern (Baptis, Pentakosta, non-denominasi) menolak baptisan bayi.
Ini justru bertentangan langsung dengan Luther.
Baca juga Scott Hahn dan Teologi Katolik Zaman Modern yang Menjadi Acuan
2️⃣ Luther Percaya Kehadiran Nyata dalam Perjamuan Kudus
Luther menolak tafsir simbolis ala Zwingli.
Ia percaya Kristus benar-benar hadir dalam roti dan anggur (disebut “sakramental union”).
Dalam perdebatan dengan Huldrych Zwingli, Luther bahkan berkata:
“Hoc est corpus meum” (Ini adalah tubuh-Ku).
Namun:
Banyak gereja Protestan modern menganggapnya hanya simbol.
Ini bukan ajaran asli Luther.
3️⃣ Luther Mempertahankan Liturgi dan Misa
Luther tidak menghapus Misa, hanya mereformasinya.
Ia tetap memakai:
Liturgi
Pengakuan dosa umum
Nyanyian mazmur
Kalender gereja
Bandingkan dengan banyak gereja modern yang:
Tanpa liturgi
Ibadah seperti konser
Minim unsur historis
4️⃣ Luther Percaya Pengakuan Dosa (Confession)
Luther tidak menghapus pengakuan dosa pribadi.
Ia menolak penyalahgunaannya, bukan praktiknya.
Banyak Protestan sekarang bahkan tidak mengenal praktik ini.
5️⃣ Luther Percaya Maria Tetap Perawan
Luther percaya:
Maria tetap perawan (perpetual virginity).
Maria adalah Theotokos (Bunda Allah).
Banyak Protestan modern menolak dua hal ini.
6️⃣ Luther Menerima Beberapa Kitab Deuterokanonika
Meskipun ia menaruh kitab-kitab itu di bagian terpisah, ia tetap mencetaknya dalam Alkitab Jerman.
Banyak Alkitab Protestan modern menghapusnya total.
Baca Johann Eck dan Fondasi Teologisnya dalam Melawan Martin Luther
7️⃣ Luther Percaya Iman Sejati Tidak Bisa Terpisah dari Perbuatan
Ia menulis:
“Kita dibenarkan oleh iman saja, tetapi iman yang menyelamatkan tidak pernah sendirian.”
Namun sebagian Protestan modern cenderung memisahkan iman dari transformasi moral.
Baca juga Exsurge Domine
📌 Kesimpulan Tajam
Ironisnya:
Banyak Protestan modern lebih dekat kepada:
Zwingli
Tradisi revivalisme abad 18–19
Daripada kepada Luther sendiri.
Artinya:
Jika Luther hidup hari ini, kemungkinan ia akan mengkritik sebagian gereja Protestan modern.