Sola Scriptura ketika Menjadi Sola Ego Interpretation

Sola Scriptura ketika Menjadi Sola Ego Interpretation.
Sola Scriptura ketika Menjadi Sola Ego Interpretation. Ist.

(Tanggapan untuk Loya Latoya & Kaum "Bible-Only")

Gereja Katolik TIDAK PERNAH mengajarkan Maria sebagai "Sumber Rahmat" (Source of Grace). Itu ajaran sesat!

Sejak zaman Patristic Fathers sampai Vatican II (Lumen Gentium), doktrin kami jelas: Yesus Kristus adalah satu-satunya Sumber Rahmat (The Fount) (Yakobus 1:17, Yohanes 1:16). Maria adalah Saluran (Aqueduct) atau Bejana yang Penuh (Full of Grace) .

Tante Loya Latoya sejak kemarin meminta saya untuk menanggapi narasinya yang begitu Panjang dengan judul: “Maria Sebagai Hamba yang Rendah Hati” yang menjelaskan posisi pandangan dirinya sebagai salah satu denominasi protestan tentang Bunda Maria di dalam Iman Katolik. 

Setelah saya membaca narasi Panjang tersebut seperti biasa muaranya sampai pada Kesimpulan bahwa pada umumnya denominasi protestan menutup mata, atau memang sengaja tidak mau tahu, tentang bagaimana pemahaman orang Katolik terhadap Bunda Maria. 

Tante Loya jatuh pada hal klasik Straw Man Fallacy, dalam memahami pandangan orang Katolik terhadap Bunda Maria.  

Tante Loya membangun sebuah boneka jerami lalu beri label "Ajaran Katolik", memukulinya sampai hancur, lalu merasa menang. Padahal, yang Anda pukuli itu imajinasi Anda sendiri, bukan Teologi Katolik yang sesungguhnya.

Lucunya, tante Loya menuntut dalil Alkitab untuk setiap argumen dalam pembelaan teologi Katolik tentang Maria. Ini adalah suatu ketakutan umum pada protestantisme, karena membiarkan diri dikurung dalam tulisan mati sola scriptura

Tapi tak mengapa saya sedapat mungkin mengikuti keterbatasan yang Anda tetapkan sendiri dalam rana sola scriptura. Kita langsung saja bedah argument Anda!

1. "Straw Man" Terbesar: Maria Sebagai Sumber Rahmat? Oh, Please...

Tante Loya menulis dengan penuh percaya diri: "Ia tidak menempatkan dirinya sebagai sumber rahmat... Gratia Plena berarti 'engkau yang dikaruniai, bukan 'engkau sumber karunia'."

Tante Loya: Gereja Katolik TIDAK PERNAH mengajarkan Maria sebagai "Sumber Rahmat" (Source of Grace). Itu ajaran sesat!

Sejak zaman Patristic Fathers sampai Vatican II (Lumen Gentium), doktrin kami jelas: Yesus Kristus adalah satu-satunya Sumber Rahmat (The Fount) (Yakobus 1:17, Yohanes 1:16). Maria adalah Saluran (Aqueduct) atau Bejana yang Penuh (Full of Grace) .

Anda membuang energi untuk menyerang hal yang tidak kami imani. Dalam bahasa Yunani, Malaikat Gabriel menyapa Maria dengan "Kecharitomene" (Lukas 1:28). Ini adalah perfect passive participle. Artinya: "Engkau yang telah dipenuhi rahmat (oleh Allah) dan kondisi itu tetap bertahan." Pasif! Artinya Maria adalah penerima, bukan pembuat.

Jadi, poin Tante ini gugur total karena Anda sedang menyerang hantu. Orang Katolik dari sononya sudah tahu Maria itu "Penuh Rahmat" karena diisi oleh Allah, bukan karena dia sakti mandraguna dari dirinya sendiri, sebagaimana Paulus bertanya: “"Apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima?" (1 Korintus 4:7).

2. Sindrom "Zero-Sum Game": Yesus vs. Maria

Tante Loya takut penghormatan kepada Maria "mengaburkan sentralitas Kristus." Ini adalah logika sempit yang menganggap kemuliaan Tuhan akan berkurang jika ciptaan-Nya dimuliakan.

Logika Alkitabiah: Apakah jika Anda memuji lukisan Monalisa, Da Vinci akan cemburu? Tidak! Lihat Mazmur 19:1, langit menceritakan kemuliaan Allah. Jika benda mati saja memuliakan Allah, apalagi Maria! 

Ketakutan tante Loya tidak berdasar karena:

  1. Maria selalu menunjuk pada Yesus: "Apa yang dikatakan-Nya kepadamu, buatlah itu!" (Yohanes 2:5).
  2. Menghormati anggota Tubuh Kristus adalah perintah Alkitab. Jika satu anggota dihormati, semua anggota bersukacita (1 Korintus 12:26).
  3. Maria sendiri bernubuat bahwa "segala keturunan akan menyebut aku berbahagia" (Lukas 1:48). Jika Anda tidak menyebutnya berbahagia/terberkati, apakah Anda bagian dari keturunan Ilahi itu?
  4. Maria itu satelit, Yesus itu Matahari. Satelit memantulkan cahaya, bukan mencurinya.

3. Sola Scriptura: Menutup Mata pada Logika Ilahi

Tante Loya menolak Pengangkatan Maria (Assumption) karena "tidak ada ayat eksplisit". 

Masalahnya, doktrin Sola Scriptura (Hanya Alkitab) itu sendiri tidak ada di Alkitab. Coba tunjukkan satu ayat di mana Alkitab berkata: "Hanya kitab-kitab ini saja sumber kebenaran." Tidak ada!

Justru Alkitab berkata sebaliknya:

• Berpeganglah pada tradisi, baik lisan maupun tulisan (2 Tesalonika 2:15). Ini yang aneh, tante Loya membela kitab suci dengan menjadi pagan menyembah sola scriptura terlebih dahulu karena tidak alkitabiah, sementara tradisi yang diamanatkan kitab suci malah dibuang karena kecurigaan “phobia tradisi” walau dalam kenyataannya protestantisme kerapkali tidak konsekuen. 

• Gereja adalah tiang penopang dan dasar kebenaran (1 Timotius 3:15), bukan Alkitab sendirian yang ditafsir liar.

• Banyak hal yang diperbuat Yesus tidak tertulis (Yohanes 21:25).

Tentang Pengangkatan Maria, ini adalah Konsekuensi Logis Teologis:

• Upah dosa adalah maut/kebinasaan tubuh (Roma 6:23).

• Tubuh orang kudus tidak akan melihat kebinasaan (Mazmur 16:10, Kisah Para Rasul 2:27). Meskipun ini merujuk utama pada Yesus, Maria yang "Penuh Rahmat" (Lukas 1:28) dan bebas dari noda dosa (Immaculate Conception) secara logis tidak tunduk pada "pembusukan" akibat dosa.

• Apakah aneh manusia diangkat ke surga? Henokh (Kejadian 5:24) dan Elia (2 Raja-raja 2:11) sudah duluan naik. Masak Ibunya Tuhan kalah sama nabi?

4. Tipologi Tabut Perjanjian: Anda Gagal Paham Yeremia

Tente Loya mengutip Yeremia 3:16 untuk bilang "Tabut lama akan dilupakan". BENAR SEKALI! Tabut kayu usang (Perjanjian Lama) memang dilupakan. Kenapa? Karena Tabut yang BARU dan HIDUP (Perjanjian Baru) sudah datang!

Lihat paralel yang disengaja oleh Lukas (Penulis Injil) yang Anda abaikan:

• Daud menari di depan Tabut (2 Samuel 6:14) : Yohanes melonjak di depan Maria (Lukas 1:44).

• Daud takut: "Bagaimana Tabut Tuhan itu dapat sampai kepadaku?" (2 Samuel 6:9) : Elisabet takut: "Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?" (Lukas 1:43).

• Tabut tinggal 3 bulan di rumah Obed-Edom (2 Samuel 6:11) : Maria tinggal 3 bulan di rumah Elisabet (Lukas 1:56).

Lukas berteriak lewat tulisannya: Maria adalah Tabut Perjanjian Baru! Dan di kitab Wahyu, Yohanes melihat Tabut di surga (Wahyu 11:19) dan langsung melihat "Perempuan berselubungkan matahari" (Wahyu 12:1). Tabut itu adalah Maria. 

Prinsip Katolik: Potuit, Decet, Ergo Fecit (Dia mampu, itu pantas, maka Dia melakukannya). Apakah pantas Yesus, yang memenuhi hukum "Hormatilah Ayah dan Ibumu" (Keluaran 20:12) secara sempurna, membiarkan tubuh ibu-Nya membusuk dimakan cacing? Common sense theology, please.

5. Maria: Primus Inter Pares dalam Iman

Anda mereduksi Maria hanya sebagai "tipe orang percaya biasa". Salah besar. Dia adalah Role Model Iman yang Paripurna.

• Dia percaya sebelum para Rasul mengerti (Lukas 1:45).

• Dia menyimpan segala perkara dalam hatinya (Lukas 2:19, 51).

• Dia hadir saat Yesus lahir, saat Yesus wafat (Yohanes 19:25), dan saat Roh Kudus turun (Kisah Para Rasul 1:14).

Kaum Protestan dimana Tante Loya bernaung, seringkali "membuang bayi bersama air mandinya". Karena takut menyembah Maria (yang memang dilarang - Latria hanya untuk Allah), Anda malah melanggar nubuat Alkitab untuk menyebutnya berbahagia.

Kesimpulan: 

Jangan Jadi "Hakim" bagi Rahmat Tuhan

Saudara Loya dan penyembah bible only. Anda menuduh kami terobsesi fisik. Justru sebaliknya, iman Katolik itu Inkarnatoris (Yohanes 1:14). Allah menjadi daging. Materi itu suci. Roti menjadi Tubuh. Dan Tubuh Maria, yang memberi daging kepada Logos, dimuliakan di surga.

Saran saya: Pelajarilah teologi Mariologi dari sumber aslinya, bukan dari asumsi. Jangan sampai tafsiran private Anda sekalian dari (2 Petrus 1:20) menutup kekayaan rahmat Allah yang melampaui akal manusia.

Maria bukan saingan Kristus. Dia adalah bukti terindah dari apa yang Kristus lakukan pada manusia yang berkata "Ya" secara total.

Ad Jesum Per Mariam.

Nb: Saya tidak pernah mengklaim diri sebagai ahli metafisika. Kenakanlah itu pada mereka yang layak.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
sr7themes.eu.org